Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil Terhadap Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Renaldi Hanison Baiyo Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
  • Xaveria Indri Prasasyaningsih Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.47747/snfmi.v3i1.3090

Abstract

This study aims to identify and analyze whether Regional Original Revenue (PAD), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), and Revenue Sharing Fund (DBH) have an impact on poverty levels in East Nusa Tenggara Province. The research utilizes secondary data, meaning the information was collected by other parties for specific purposes and classified according to their needs. The processed secondary data were obtained from official sources such as the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, the Central Bureau of Statistics, and other government-related literature. The data comprises a panel dataset that includes cross-sectional data, with the sample consisting of financial data from the regency/municipality governments in East Nusa Tenggara Province, including DAU, DAK, DBH, and poverty levels over a five-year period from 2018 to 2024. With a total of 22 regencies/municipalities, the dataset analyzed includes 110 observations. The results of the analysis indicate that PAD, DAU, and DAK have a significant influence on poverty levels in East Nusa Tenggara Province, whereas DBH does not show a significant effect on poverty in the region.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Ringkasan data dan informasi kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2024. Nusa Tenggara Timur: Badan Pusat Statistik Provinsi NTT.

Ferezagia, D. V. (2018). Analisis tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 1(1), 1–6.

Giovanni, R. (2018). Analisis pengaruh PDRB, pengangguran dan pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di Pulau Jawa tahun 2009–2016. Economics Development Analysis Journal, 7(1), 23–31. https://doi.org/10.15294/edaj.v7i1.23686 (DOI added if available — verify on journal site)

Joula, K., Rasu, E., Kumenaung, A. G., & Koleangan, R. A. M. (2019). Analisis pengaruh dana alokasi khusus, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana bagi hasil terhadap tingkat kemiskinan di Kota Manado. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 20(4).

Santosa, B. (2013). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan daerah terhadap pertumbuhan, pengangguran dan kemiskinan di 33 provinsi di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(2).

Setiyawati, A., & Hamzah, A. (2007). Analisis pengaruh PAD, DAU, DAK, dan belanja pembangunan terhadap pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan pengangguran: Pendekatan analisis jalur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 4(2), 5–26.

Wijaya, H. I. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan (Studi kasus di Kabupaten Banjarnegara, Cilacap, Purbalingga, Kebumen, dan Banyumas). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 451–455.

Kartika, D., & Kusuma, I. C. (2015). Analisis rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, dan rasio efisiensi PAD pada laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi. Jurnal Akunida, 1(2), 23–34.

Downloads

Published

2025-11-09