Peran Informasi Asimetri sebagai Moderasi pada Pengaruh Keadilan Organisasi dan Kesesuaian Kompensasi terhadap Kecurangan

Authors

  • Rispantyo Rispantyo Universitas Slamet Riyadi, Surakarta
  • Djoko Kristianto Universitas Slamet Riyadi, Surakarta
  • Ika Indah Aprilia Universitas Slamet Riyadi, Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47747/snfmi.v3i1.3147

Abstract

This study examines the role of information asymmetry in the influence of organizational justice and compensation appropriateness on fraud. Moderation analysis is necessary to examine phenomena within an organization, so that organizational leaders can develop diverse models for achieving targeted performance. The researchers used a survey method to achieve this research objective. The survey was conducted by distributing questionnaires to targeted respondents. The respondents were employees at Bank Perkreditan Rakyat (BPR) in Klaten Regency. The 47 data collected were analyzed using several analytical tools. The instruments used passed validity and reliability tests, as well as the classical assumption test. Hypothesis testing used regression analysis with interaction terms. The results of the path analysis indicated that organizational justice had a significant effect on fraud. Compensation appropriately had an effect, but not a significant effect on fraud. Moderation analysis indicated that information asymmetry was not a moderating variable in either the effect of compensation appropriateness or organizational justice on fraud.

References

ACFE. (2016). Report to the Nations. Retrieved from https://www.acfe.org

AICPA. (2002). Statement on Auditing Standards No. 99: Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. New York: American Institute of Certified Public Accountants.

Ahriati, D., Basuki, P., & Widiastuty, E. (2015). Analisis pengaruh sistem pengendalian internal, asimetri informasi, perilaku tidak etis, dan kesesuaian kompensasi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Infestasi, 11(1).

Amalia, R. D. (2015). Pengaruh keefektifan pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, moralitas aparat, dan asimetri informasi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi (Studi empiris pada pemerintah daerah Kabupaten Siak Sri Indrapura). JOM Fekon, 2(2).

Antarwiyati, P., & Purnomo, R. E. (2017). Motivasi melakukan fraud dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 21(2).

Budiartini, K., Dewi, G. A. R. S., & Herawati, N. T. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kecurangan akuntansi perspektif fraud diamond. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 19(2).

Chapman, C., Hopwood, A. G., & Shields, M. D. (2007). Handbook of Management Accounting Research. New York: Elsevier Academic Press.

Faturochman. (2002). Keterkaitan antara anteseden, penilaian keadilan prosedural, penilaian keadilan distributif, dan dampaknya (Disertasi doktoral tidak dipublikasikan). Universitas Gadjah Mada.

Fitri, Y. (2016). Pengaruh keefektifan pengendalian internal, ketaatan akuntansi, asimetri informasi, dan moralitas individu terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dengan perilaku tidak etis sebagai variabel intervening (Studi empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Riau). JOM Fekon, 3(2).

Fortin, M. (2008). Perspectives on organizational justice: Concept clarification, social context integration time and links with morality. International Journal of Management Reviews, 10(2).

Greenberg, J. (1987). A taxonomy of organizational justice theories. Academy of Management Review, 12(1).

Herman, L. A. (2013). Pengaruh keadilan organisasi dan sistem pengendalian intern terhadap kecurangan pada kantor cabang utama bank pemerintah Padang. Jurnal Universitas Negeri Padang.

Ikbal, & Rahim, S. (2019). Pengaruh keadilan distributif dan keadilan prosedural terhadap kecurangan akuntansi dengan pertimbangan etis sebagai variabel moderating. Jurnal Akuntansi Aktual, 1(2).

Ikhsan, A., & Ishak, M. (2005). Akuntansi Keperilakuan. Jakarta: Salemba Empat.

Ichsan. (2013). Teori keagenan (Agency theory). Retrieved from https://bungrandhy.wordpress.com/2013/01/12/teori-keagenan-agency-theory

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). The theory of the firm: Managerial behavior, agency cost, and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4).

Kickul, L., & Liao-Troth, M. A. (2003). The meaning behind the message: Climate perception and the psychological contract. Mid-American Journal of Business, 18(2).

Krisdawan, A., & Mahmud, A. (2014). Pengaruh kejelasan sasaran anggaran terhadap senjangan anggaran dengan asimetri informasi sebagai variabel moderasi. Accounting Analysis Journal, 3(2).

Prabowo, A. (2020). Kinerja Kuartal I/2020, OJK berikan sanksi bagi sejumlah lembaga keuangan. Retrieved from http://financial.bisnis.com

Puspita, P., & Irwandi, S. A. (2012). Hubungan keadilan organisasional dan kecurangan pegawai dengan moderating kualitas pengendalian internal. The Indonesian Accounting Review, 2(2).

Vicky, H., Ardianingsih, A., & Adriana, R. (2022). Determinan pengaruh kecenderungan fraud dalam penyaluran dana bantuan sosial COVID-19. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 1(3).

Setiawan, M. D., Adipura, I. M. A. P., & Yuniarta, G. A. (2015). Pengaruh sistem pengendalian intern, asimetri informasi, dan keadilan organisasi terhadap kecurangan (fraud). E-Journal Universitas Pendidikan Ganesha, 3(1).

Scott, W. R. (2009). Financial Accounting Theory (4th ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Sidauruk, T. D., & Febriyanti, I. (2016). Pengaruh keadilan organisasi dan sistem pengendalian intern terhadap kecurangan. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Ekonomi, 4(1).

Silfi, A., & Wahyuni, N. (2021). Budaya organisasi sebagai pemoderasi pengaruh antara asimetri informasi, ketaatan aturan akuntansi, dan kesesuaian kompensasi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi (Studi empiris pada OPD Kabupaten Indragiri Hulu). Jurnal Bisnis dan Manajemen: Synergy, 1(1).

Sintadevi, P. F. (2015). Pengaruh keefektifan pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, dan kesesuaian kompensasi terhadap kecenderungan akuntansi dengan perilaku tidak etis sebagai intervening. Jurnal Nominal, 4(2).

Sofiani, & Fiddin, F. (2024). Pengaruh budaya etis organisasi, keadilan organisasi, dan moralitas aparatur terhadap kecurangan akuntansi dengan penguatan kualitas pengendalian internal pada SKPD di Kota Bengkalis. Jurnal IAKP, 5(2).

Tabibnia, G. S., & Lieberman, M. D. (2008). The sunny side of fairness: Preference for fairness activates reward circuitry (and disregarding unfairness activates self-control circuitry). Psychological Science, 19(4).

Thoyibatun, S. (2012). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku tidak etis dan kecenderungan kecurangan akuntansi serta akibatnya terhadap kinerja organisasi. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 16(2).

Tjahjono, H. K. (2007). Validasi item-item keadilan distributif dan keadilan prosedural: Aplikasi structural equation modeling dengan confirmatory factor analysis (CFA) studi pada PTS di Yogyakarta. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 8(2).

Uswati, L., & Wangi, S. (2015). Pengaruh manajemen laba terhadap future stock return dengan asimetri informasi sebagai variabel moderating. Jurnal Nominal, 20(2).

Downloads

Published

2025-11-09